Darah Rendah

Entah dateng dari mana ini penyakit, tiba tiba ajja waktu periksa ke dokter karena penyakit yang berbeda, penyakit ini di vonis pada diriku.. Yang otomatis jadi catatan banged ni.. Gimana enggak, pantes ajja selama ini fizah suka pusing kalo dari bediri, sering nguap and ngantuk, tangan suka gemetera, dan gejala lainnya.

Untuk mengindarinya, mule searching searching dah di mbah google gejala dan cara mengatasinya.. Cekidot..

Tekanan darah normal pada umumnya adalah 120/80 mmHg. 120 adalah tekanan darah sistolik (saat jantung memompa) dan 80 adalah tekanan darah diastolic (saat jantung berelaksasi). Tekanan darah dikatakan rendah atau Hipotensi (Hypotension) bila tekanan darah seseorang dibawah angka normal.

Tekanan darah rendah berbeda dengan Hemoglobin (Hb) rendah, meskipun gejala atau tanda yang dirasakan hampir serupa seperti penderita menjadi pucat (anemia), pusing (oksigen yang diangkut/suplai darah ke otak kurang), merasa cepat lelah dan sebagainya. Tekanan darah rendah artinya suplai darah tidak maksimal ke seluruh bagian tubuh sedangkan Hemoglobin (Hb) rendah berarti bahwa kandungan Hb sebagai zat pengikat oksigen dalam darah memiliki kadar rendah.

Tanda dan Gejala Tekanan Darah Rendah

Penderita tekanan darah rendah biasanya memiliki keluhan yang sering dialami seperti : pusing, menguap, penglihatan terkadang kurang jelas (berkunang-kunang) terutama sehabis duduk lama kemudian berdiri, keringat dingin, merasa cepat lelah (tak bertenaga), mengalami pingsan yang berulang, bila denyut nadi di raba akan terasa lemah, pucat

Hal-hal diatas dapat terjadi disebabkan suplai darah yang tidak maksimum keseluruh jaringan tubuh. mereka yang memiliki tekanan darha rendah lebih mudah terserang atau memiliki resiko terhdadap suatu serangan penyakit seperti stroke, ginjal dan penyakit jantung.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan mengapa terjadinya penurunan tensi darah, hal ini dapat dikategorikan sebagai berikut :

1. Kurangnya pemompaan darah dari jantung

Kelainan jantung, penyakit jantung, kerusakan atau kelainan fungsi otot jantung, penyakit katup jantung mengakibatkan irama jantung abnormal maka berdampak pada berkurangnya pemompaan darah (curah jantung) keseluruh organ tubuh, sebaliknya semakin banyak darah yang dipompa dari jantung setiap menitnya (cardiac output, curah jantung), semakin tinggi tekanan darah.

2. Volume (jumlah) darah berkurang

Hal ini dapat disebabkan oleh perdarahan yang hebat (luka sobek, haid berlebihan/abnormal), diare yang tak cepat teratasi, keringat berlebihan.

3. Kapasitas pembuluh darah

Pelebaran pembuluh darah (dilatasi) menyebabkan menurunnya tekanan darah, hal ini biasanya sebagai dampak dari syok septic, pemaparan oleh panas, diare, obat-obat vasodilator (nitrat, penghambat kalsium, penghambat ACE).

4. Pola makan buruk

Pola makan buruk akan membuat tubuh kekurangan nutrisi, sehingga aliran darah melambat.

Berikut beberapa perubahan gaya hidup dan langkah alami yang dapat membantu mengatasi hipotensi atau dearah rendah  :

1. Perbanyak asupan air, kurangi / hindari alkohol

Minum air putih dalam jumah yang cukup banyak (min. 8-10 gelas/hari) karena air dapat meningkatkan volume darah. Hindari Alkohol karena dapat membuat tubuh dehidrasi dan menurunkan tekanan darah.

2. Terapkan pola diet sehat

Fokuslah pada beragam makanan, termasuk whole grain, buah-buahan, sayuran, ayam tanpa kulit dan ikan. Bagi mereka yang mengalami kendala dalam menerapkan pola makan yang sehat dan teratur, dapat mengkonsumsi multivitamin dan mineral dalam bentuk supplemen yang sekarang banyak tersedia diapotik.

3. Olahraga

Seperti berjalan kaki pada pagi hari selama 30 menit, minimal 3 kali seminggu dapat membantu mengurangi timbulnya gejala.

4. Penggunaan stocking

Stocking yang elastic dianjurkan digunakan pada wanita untuk membantu mengurangi penumpukan darah di kaki.

5. Ubah posisi tubuh secara perlahan

Pusing saat berdiri bisa dikurangi dengan cara berdirilah secara perlahan. Jika mulai mengalami gejala saat berdiri, silangkan paha Anda dalam posisi seperti gunting dan tekan, atau letakkan salah satu kaki dipinggir kursi dan condongkan badan kedepan sejauh mungkin. Gerakan ini dapat mendorong darah bergerak dari kaki ke jantung Anda. Sebelum bangun dari tempat tidur, tarik nafas dalam-dalam selama beberapa menit kemudian duduk perlahan sebelum berdiri. Untuk melawan efek gravitasi, cobalah tidur dengan sedikit mempertinggi bagian kepala pada saat tidur.

6. Pemberian obat-obatan

Hanya dilakukan apabila gejala hipotensi yang dirasakan benar-benar mengganggu aktfitas keseharian.

*sumber http://gejaladarahrendah.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s