Kemana Tanggung Jawabmu

Parah.. Mungkin itu kata yang tepat atau mungkin ‘kurang’. Parah disini digunakan karena sekarang banyak yang kerja emang cuman pengen duitnya, tapi gak punya tanggung jawab sama sekali. Yang biasanya orang lebih mengenal dengan makan gaji buta. Kok bisa ya?? Ya bisalah, toh sekarang yang penting kan duitnya, selalu mentingin diri sendiri, saling menjatuhkan dan senioritas didahulukan. Pengalaman pribadi loo ya, tapi juga berdasarkan pengalaman dari teman teman yang udah kerja. Nah loo, kadang yang ngeselin tu ya kalo emang itu jobnya, kerjaannya dan tanggung jawabnya, tapi karena ngeliyat ‘siapa kita’ dia ngeremehin and jadi males. Apalagi kalo dia kerja emang bidang dia, tapi keahlian yang juga merupakan tanggung jawabnya dia gak bisa.

To the point ajja de, salah satu driver dikantor.. Fine, dia bisa nyetir (tapi kan ya kebanyakan sekarang orang uda bisa nyetir, jadi driver disini lebih tepat untuk memberikan rasa kenyamanan dan mengantarkan kita sampai tujuan tanpa harus merepotkan), tapi masalahnya dia gatau jalan coba.. And then yang hari ini bikin ngeselin, dia sempet ngomong ‘kalo nyari nyari alamat mah males deh’. Nah loo, kan itu tugas dia. Mau makan gaji buta ajja maksudnya, sama seperti sudah kebanyakan orang?? Cappe dee.. Mending naek taksi ajja de. Nurut and biaya yang dikeluarkan segitu segitu ajja.

Btw ini judulnya ya tentang seorang pekerja yang uda gada tanggung jawabnya lagi.. Apapun alasannya ya, harus bersikap professionallah..

Ada lagi salah satu pengalaman dr temen, awal masuk dia okkey, seneng sama keadaan dan juga nyaman.. Eh, tak berapa lama kemudian masuklah pegawai baru, yang cantik, kaya, uda S2 tapi gak pinter pinter amat. And then, akhirnya ya dia dinomer duakan, dalam segala hal. Rincinya bisalah dibayangkan..πŸ™‚. Kenapa pada zaman seperti ini orang mau maunya memasukkan pegawai ke dalam jajaran organisasinya hanya melihat tampang atau kasihan. Mending kalau mau kerja, kalau gak?? Huft..

Ada lagi senioritas, selalu melihat umur dan jam terbang, mending kalo umur dan jam terbangnya sesuai dengan kemampuan dia atau ceritanya dia, kalo itu hanya omongan ajja gimana??

Cape terkadang, pengen kerja dilingkungan yang berbeda yang jelas mementingkan profesionalisme.. Btw hari ini hanya ajang mengeluh ajja disebabkan kebetean tak terkira. Tapi yang perlu diperhatikan juga, tidak semua orang yang seperti itu ya.. Buktinya di divisi sekarang..πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s