Berkeluh Dalam Tulisan – Kerja Tim

Pengen ngerasain kerja tim lagi. Bukannya yang satu riweuh sendiri dengan proyeknya, yang satu malah duduk manis berleha leha. Karena ketika kita satu tim, semua harus ikut sibuk ketika sibuk dan santai ketika santai.

Nah, kemarin di kantor sedang ada kegiatan asessmen lagi, mungkin karena pada susunan kepanitian sekarang ada Korlap (koordinator lapangan) maka kegiatan berjalan lancar. Walau beberapa kendala pasti tetap ada.

image

Setelah lama hanya kerja berdua, saya dan atasan, dengan kepanitian yang baru mulai merasakan kerja tim lagi. Tambah solid tentunya, setiap orang sudah tahu apa yang harus dilakukan dengan arahan dan briefing Korlap sebelum kegiatan berlangsung. Jujur fizah yakin, fizah belum siap untuk menjadi Korlap, kenapa?? Mungkin karena masih takut salah, masih belum bisa mengendalikan teman teman ataupun masih belum pede. Jadi sekarang mending belajar dan belajar dulu saja.

Lanjut ke bagian Kerja Tim lagi, salah satu teman fizah yang didivisinya sendiri juga merasakan hal yang sama. Bahkan dia sempat bilang, “saya ma ga dibayar juga gapapa, bareng bareng, asyik asyikan dengan tim ajja uda seneng.”

Memang mungkin kerja tim, harus diadakan lagi, udah orang dikantor menjadi sedikit tapi pembagian divisi malah tetap. Yang otomatis semua orang pegang proyek sendiri. Kenapa tiba tiba menulis ini, karena baru selesai kemarin kegiatan, memastikan semua kegiatan berjalan lancar, memastika semua dokumen administrasi lengkap dan memastikan semua peserta cek out dari hotel, fizah mendapat kabar bahwa hari ini sampai dengan minggu harus Konsinyir kembali sampai minggu.

Hello, kapan waktu istirahat?? Kapan waktu have fun bareng keluarga dan teman?? Kapan merasakan hasil jerih payah sendiri dengan belanja atau membaca novel. Memang orang pasti berpikir ga setiap minggu kan, tapi masalahnya hampir setiap minggu di hari libur fizah harus masuk. Intinya, lagi lagi kita harus mengambil sisi positif saja pada setiap pekerjaan yang dijalani. Kenapa?? Karena jika fizah hanya mengeluh saja dan mengambil sisi negatif terus, yang ada malah menumpuk penyakit hati dan kerjaan ga beres – beres. Tapi bolela berkeluh kelah sedikit lewat tulisan kan??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s